Langsung ke konten utama

Adab-Adab Berdoa

Rangkuman dari ceramah Ustadz Syafiq Basalamah, Lc.

Berikut Adab - Adab Berdoa :
1. Meminta Langsung Kepada Allah
Nabi berkata kepada Ibnu Abbas Radiallahu 'Anhu : "Wahai Gullam aku akan mengajarkanmu beberapa kalimat. Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu. Kalau Kau memohon maka mohonlah kepada Allah".

2. Doa Dengan Penuh Keyakinan Kalau Allah Pasti Akan Memberi
Kata Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam : "Berdoalah kepada Allah dengan keyakinan Allah akan mengabulkan doa kita. Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati orang yang lalai"

3. Kalau Berdoa Dilakukan Berulang-ulang Terus
Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam biasanya ketika berdoa diulang sebanyak 3 kali.

4. Tidak Boleh Tergesa-gesa
Kata Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam  : Allah akan mengabulkan permohonan kalian selamat tidak tergesa-gesa.

5. Mencari Tempat- Tempat dan Waktu Mustajab
Misal antara adzan dan iqomah, Tasyahud akhir, di sepertiga malam dan ketika hujan turun.

6. Ketika Berdoa Tidak Perlu dengan Suara yang Keras
Kata Allah : kalau berdoa tak perlu dengan suara yang keras atau dengan suara yang tidak terdengar tapi yang tengah-tengah antara itu.

7. Ketika Memulai Berdoa Mulailah dengan Pujian  dan Shalawat
Rasul shallallahu alaihi wa sallam pernah mendengar seseorang berdoa tapi dia tidak memuji allah dan bershalawat kepada rasulullah lalu nabi mengatakan orang ini terburu-buru mau berdoa

8. Kalau ingin doanya dikabulkan makanlah yang halal

9.  kalau berdoa menghadap kiblat dan bersuci

10. Jangan bosan berdoa
 Ya Allah tidak ada kemudahan kecuali Engkau yang menjadikannya mudah dan Engkau menjadikan yang sulit itu mudah.

Wallahu A'lam Bishawab

Jakarta, 28 Oktober 2019 | Salmah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW NOVEL Kita Akan Tetap di Jalan Ini Seperti Kemarin, Hari Ini, dan Esok

REVIEW NOVEL Kita Akan Tetap di Jalan Ini Seperti Kemarin, Hari Ini, dan Esok ... Judul               : Kita Akan Tetap di Jalan Ini Seperti Kemarin, Hari Ini, dan Esok Penulis             : Muhammad Lili Nur Aulia Hal                  : 253 Halaman Penerbit           : Ihsanmedia.com             Atas dasar karunia Allah, lalu kebersamaan ini pun kita mulai karena Allah dan untuk Allah. Tidak ada yang lebih mulia daripada menyadari bahwa kebersamaan ini adalah murni karena karunia dan hidayah Allah. Tak ada yang lebih agung daripada menyadari bahwa kita memulai perjalanan ini betul-betul karena Allah dan bertujuan untuk menggapai ridha Allah.    ...

REVIEW NOVEL : Cinta di Ujung Sajadah

Judul : Cinta di Ujung Sajadah Penulis : Asma Nadia Hal : 291 halaman Penerbit : Republika "Ketika semua harapan menemui jalan buntu. Cinta berjuang. Mencari kekuatan dalam sujud-sujud panjang. Menelusuri jejak surga yang dirindukan hingga tuntas saat senja di madinah" "Berduan dengan cewek itu engga nyunnah. Jelek jelek dia kan menyandang nama Muhammad" (Hal 91) "Apapun kata orang, ibumu tetap ibu, sosok yang lebih dari berhak untuk mendapakan bakti dan kasih sayang anaknya, juga perhatianmu" (hal 190) "Ketika harapan begitu tipis. Ketika fisik begitu lelah. Ketika sebagai hamba, merasa tak berdaya. Ketika sekeliling begitu gelap dan tanpa cahaya. Ketika itu hanya Allah yang bisa memberi harapan" (hal 242) "Seburuk apapun yang kamu lakukan, Nak.... ingatlah kamu menyandang nama Muhammad" (hal 268) Gue kasih lima bintang🌟🌟🌟🌟🌟 Sukak banget sama novel ini. Emang novel asma nadia itu selalu memiliki sihir tersen...

Mereflesikan Diri

Sesekali ketika berkumpul tidak melulu harus membahas hal yang menguras tenaga. Terkadang kita butuh berkumpul hanya untuk merefresh otak, mengumpulkan energi positif dan menyatukan tujuan yang telah kita sematkan. Itu akan mempengaruhi terhadap apa yang kedepannya akan kita jalankan. Membahas hal yang tidak penting sekalipun itu dapat sejenak menghilangkan kejenuhan rutinitas yang kita jalankan. Atas dasar yang sama yaitu kepenatan dan kelelahan rutinitas yang dijalankan, kita berusaha untuk saling menghibur satu sama lain. Saling menguatkan dengan cara melemparkan guyonan sederhana yang kadang hal receh sekalipun mampu membut diri ini terhibur. Efeknya apa setelah hal itu? Kita memiliki energi full kembali dan kita merasa tidak sendirian karena kita memiliki teman-teman yang sama juga merasakan apa yang kita rasakan. Kemudian menjadi fokus dengan tujuan awal kita. Sesekali patut dicoba. Jakarta 10 November 2018 | Salmah