Kulirik jam dipergelangan tanganku menunjukkan pukul 10.25. Peluh keringat mengucur di sekitar pelipis. Sudah sekitar 25 menit aku menunggu kereta yang tak kunjung tiba. Padahal aku sedang terburu-buru ingin menghadiri sahabatku yang sidang hari ini. Sambil menyeka keringat aku tengok kiri dan kanan ternyata banyak orang yang bernasib sama sepertiku menunggu kereta yang tak kunjung datang. Petugas kereta mengumumkan bahwa kereta yang akan aku tuju sudah berangkat dari citayam. Baiklah tidak akan lama lagi berarti. Sibuk membaca whatsapp tiba-tiba pundak kiriku ada yang menepuk. Reflek aku menengok. "Hai" kata pertama yang terucap dari orang yang menepuk barusan. "E-lo? lo naik krl juga?" Jawabku sedikit terkejut. "Gue emang setiap hari naik krl, tapi kok gue gak pernah ketemu lu ya?" Tanya dia heran. "Gue biasanya emang gak pernah naik dari stasiun ini tadi karena abang gojeknya salah jalan jadi nyari stasiun yang terdekat" ...
Laman untuk mendeskripsikan rasa melalui tulisan