Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Tiga Bocah SD

Pagi tadi perjalanan menuju ke stasiun gue melihat ada yang sedikit berbeda. Dimana biasanya jalanan yang gue lewati enggak pernah macet tapi tadi pagi terlihat macet yang cukup panjang. Setelah gue lihat ternyata penyebab kemacetan di jalan sempit yang biasa gue lewatin adalah adanya pergantian ketika pengemudi motor yang ingin naik dan turun di sebuah jalan yang menanjak. Jalanan tersebut hanya bisa dilewati satu arah sehingga harus bergantian dengan yang turun tanjakan ataupun yang ingin naik tanjakan. Macet yang cukup panjang ini diakibatkan dari banyaknya motor yang turun untuk ke arah pasar minggu. Dimana pengendara motor ini lebih memilih melewati jalan kampung dibanding harus memutar arah yang cukup jauh ke arah UI dikarenakan putar arah menuju pasar minggu sedang ditutup karena sedang ada pembangunan fly over . Imbasnya jalanan diperkampungan menjadi macet. Pemandangan yang cukup menarik adalah biasanya pergantian para pengendara motor yang ingin naik ataupun turun biasa...

Akhir Tahun

Penghujung akhir tahun 2019 sudah semakin dekat. Hanya meghitung hari kita akan menuju Tahun baru 2020. Hawa liburan pun makin terasa ketika karyawan kantor banyak yang mengambil jatah cutinya untuk berlibur.  Bagi yang tidak berlibur dan masih berkutat dengan pekerjaan disaat teman-teman yang lain banyak yang cuti rasanya waktu berjalan sangat lamban. Ingin rasanya waktu berganti menuju petang agar bisa bergegas untuk pulang ke rumah ataupun hangout bersama teman after office hours. Bosan itu yang dirasakan ketika penghujung tahun sudah didepan mata. Ketika tubuh ini berteriak untuk liburan atau istirahat justru deadline tutup buku memanggil untuk bisa segera diselesaikan sebelum tutup tahun. Walaupun sangat enggan untuk ke kantor ketika teman-teman banyak yang sedang cuti tapi memaksakan diri ketika teringat cicilan yang harus segera dilunasi. Mari kembali bekerja dengan tetap semangat menyambut tahun baru 2020  Jakarta, 23 Desember 2019 - Salmah

Rasanya DItolak

Setiap orang pasti enggak ada yang suka ditolak. Segala jenis penolakan rasanya menyakitkan. Penolakan itu bisa menguras energi yang banyak. Recovery dari penolakan pun tiap orang berbeda-beda. Bisa sejam, sehari, seminggu sampai batas yang tidak bisa ditentukan. Penolakan itu melibatkan hati. Yang dimana tidak bisa langsung sembuh hanya dengan meminum obat. Tidak ada obatnya kecuali dengan ikhlas dan sabar. Ikhlas dan sabar ini tidak bisa dibeli di apotik untuk menyembuhkan hati akibat dari sebuah penolakan. Ikhlas dan sabar ini bisa kita dapatkan dari meluaskan penerimaan dan bersyukur. Cara meluaskan penerimaan ini dengan percaya dan yakin pasti Allah memiliki rencana yang baik untuk kita. Bisa jadi dengan adanya penolakan ini Allah ingin menjaga kita dari sesuatu hal yang bisa mencelakakan kita entah hal apapun itu.  Pasti akan adanya hikmah jika kita mau berfikir.  Dengan merasa cukup dan bersyukur tanpa membandingkan dengan yang lain. Allah ...

Asing

Diam kemudian menepi. Mengamati dari kejauhan sekumpulan orang yang sedang merayakan sebuah perayaan. Aku melangkah mendekat untuk mencoba bergabung. Tidak sampai lima menit aku mundur perlahan.  Diriku mengatakan terlalu asing orang-orang disini. Jika kupaksakan berada disana energiku akan terkuras habis. Padahal setelah ini banyak deadline yang harus dikerjakan. Biarlah aku menjauh untuk kebaikan diriku sendiri. Bukannya aku tak suka dengan perkumpulan sebuah perayaan. Tapi jika terlalu bertemu banyak orang asing didalamnya aku cepat merasakan lelah.  Dan aku tak bisa berbasa-basi dengan orang yang tidak kukenal. Jakarta, 18 Desember 2019 - Salmah

Waktu Petang

Di waktu sore di pusat jakarta waktu menunjukkan pukul 6 petang. Sayup-sayup adzan maghrib berkumandang. Ada yang langsung bersegera menunaikan kewajibannya. Ada pula yang tak peduli dan melanjutkan deadline pekerjaan yang sedang ditunggu atasan. Seorang hamba bergegas untuk melaksanakan kewajibannya dengan Sang Pencipta. Lelah yang dirasakan seharian bekerja dengan deadline yang mencekik akan diadukan kepada Yang Maha Mendengar dengan bersujud lebih lama dari biasanya.  Didalam sujud yang lebih lama dari biasanya doa yang dirapalkan adalah meminta kepada Yang Maha Kuat untuk dikuatkan hati dan fisiknya. Kepada Dzat Yang Maha Memberi Pertolongan meminta untuk dimudahkan dan diringankan segala urusannya. Dan Kepada Dzat Yang Maha Mensyukuri meminta untuk dimampukan selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah banyak Engkau berikan dan dijauhkan dari berkeluh kesah. Selepas salam, bibir ini bertasbih mengucapkan dzikir. Air mata tak kuasa untuk mengalir di pipi. S...

Tomorrow

Besok adalah hari pertama aku mencoba sebuah pengalaman baru. Dimana hal yang sudah kunantikan sejak beberapa bulan terakhir. Rasanya masih tak percaya padahal ini hal yang kunanti. Sungguh Allah Maha Baik.  Allah Maha Pemberi Pertolongan. Hal ini membuat keyakinanku semakin kuat. Bahwa Allah pasti akan membantu para hambanya. Allah kambulkan tiap pinta doa para hambanya. Oh Allah ... Ya Rabb mudahkan segala urusanku Ya Rabb tetaplah bimbing hamba untuk berada dijalan yang benar. Ya Rabb ridhoi hamba ... Oh Allah ... Betapa Maha Baiknya Engkau Betapa Maha Pemurahnya Engkau Ya Allah Ya Rabbi ... Segala puji bagi Engkau Tuhan semesta Alam di dunia ini. Jakarta, 01 Desember 2019