Langsung ke konten utama

I'm Sad

Kalau ditanya gimana perasaanku saat ini. Jawabannya adalah sedang tidak baik-baik saja. Aku bingung, khawatir, cemas akan banyak hal. Tentang pekerjaan menjadi sumber kecemasan dan kekhawatiran yang dominan. Aku tau tentang pekerjaan masuk kedalam kategori rejeki yang pasti sudah dijamin sama Allah. Aku berusaha kuat untuk meyakini itu. 

Tapi benteng pertahanan keyakinan yang aku buat sekuat tenaga agar kokoh perlahan lahan tergerus dengan pertanyaan-pertanyaan "kapan kerja?" "Udah lulus? Sekarang kerja dimana?". 
Yang paling sedih itu pertanyaan tersebut keluar dari mulut orangtua sendiri. Hancur sudah pertahananku yang ku buat susah payah.
Pertanyaan mereka tidak salah. Wajar orangtua menginginkan anaknya setelah lulus kuliah ingin segera mendapatkan pekerjaan. Tapi aku merasa gagal sekali belum mampu menbahagiakan mereka. Sampai sebesar ini masih saja membuat mereka khawatir.

Bukannya aku tidak berusaha mencari kerja. Sudah aku lakukan mengapply diberbagai platfom pencarian kerja. Hasilnya? Hanya sampai sebatas interview saja. Setelah itu tidak ada berkelanjutan.

Sedih pasti. Sering nangis malah kalau sendirian. Sering bergumam "kapan gue bisa kerja kaya teman-teman gue yang lain?"
Menulisnya saja bikin hatiku perih.

Aku tau dan sadar hal kaya gini sebenarnya bisa aku atasi. Bisa aku kontrol perasaanku. 
Tapi pliss kali ini saja. Aku ingin seperti manusia lain. Mengeluh kesah. Aku sedang tidak baik baik saja. Aku sedih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel : Catatan Hati di Setiap Doaku

Judul : Catatan Hati di Setiap Doaku Penulis : Asma Nadia, dkk Hal : 253 Halaman Doa adalah titik embun yang menjelma cahaya  manakala mimpimu gulita atau harapan tak menemukan jalannya (Asma Nadia) #Review Novel asma nadia memang tidak diragukan lagi. Karya karya nya mampu membuat para pembacanya ikut merasakan kejadian ditiap tiap kisahnya. Novel catatan hati di setiap doaku ini membuat gue teringat kembali betapa dahsyatnya kekuatan doa itu. Awal membaca cerita ini sudah membuat gue nangis merasa pilu. Paling berkesan yang menceritakan seorang istri yang masih tetap bertahan walaupun sang suami berselingkuh. Ujian dan cobaan berdatangan tapi si istri ini tetap bertahan dan berhusnudzon sama Allah. Tetap berdoa sama Allah agar suaminya suatu saat bisa bertaubat. Pihak keluarganya sudah meminta kepada si istri ini untuk ke orang pintar karena menurut keluarga mereka si suami sudah kena guna guna perempuan penggoda itu. Si istri ini tidak mau terpengaruh akan hal hal se...

REVIEW NOVEL Kita Akan Tetap di Jalan Ini Seperti Kemarin, Hari Ini, dan Esok

REVIEW NOVEL Kita Akan Tetap di Jalan Ini Seperti Kemarin, Hari Ini, dan Esok ... Judul               : Kita Akan Tetap di Jalan Ini Seperti Kemarin, Hari Ini, dan Esok Penulis             : Muhammad Lili Nur Aulia Hal                  : 253 Halaman Penerbit           : Ihsanmedia.com             Atas dasar karunia Allah, lalu kebersamaan ini pun kita mulai karena Allah dan untuk Allah. Tidak ada yang lebih mulia daripada menyadari bahwa kebersamaan ini adalah murni karena karunia dan hidayah Allah. Tak ada yang lebih agung daripada menyadari bahwa kita memulai perjalanan ini betul-betul karena Allah dan bertujuan untuk menggapai ridha Allah.    ...

Pengalaman Dirawat di Rumah Sakit

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 14 Januari 2019 gue baru aja dirawat di rumah sakit. Diagnosis dokter itu sakit typus. Gue dirawat selama lima hari. Berawal dari gue kedinginan hebat. Bener-bener merasa dingin terus tiba-tiba gue kaya orang kesurupan gitu. Posisi pada saat itu gue sadar, tapi gue enggak bisa berbuat apa-apa. Seperti ada yang mengendalikan diri gue. Emak gue meminta untuk gue baca ayat kursi tapi gue menjawabnya enggak tau. Kejadian kaya gini bukan pertama kali, sebelumnya gue pernah seperti kaya orang kesurupan juga pada saat mengikuti pelatihan sholat khusyu. Waktu pada saat ikutan upgrading PAY gue juga sempat seperti itu juga tapi tidak parah. Setelah kejadian itu demam gue enggak turun-turun selalu 39 ° C. Sudah dibawa ke rumah sakit juga sampai diinfus tapi demamnya tidak turun-turun. Lima hari deman tidak kunjung akhirnya gue dibawa ke puskesmas untuk cek darah, hasilnya trombosit gue malah lebih turun dibanding pas di rumah sakit itu. Ak...